ROBERT Stroud, terkenal dengan julukan "Pria Burung dari Alcatraz", pada 23 November 1959 akhirnya dibebaskan dari ruang isolasi untuk pertama kalinya setelah mendekam sejak 1916. Stroud menjadi terkenal setelah penulis Thomas Gaddis membuat biografi keahlian ornitologi yang dimiliki Stroud. Ornitologi adalah cabang ilmu zoologi (ilmu yang mempelajari struktur, fungsi, perilaku, serta evolusi hewan) yang mempelajari burung.
Stroud dijebloskan ke dalam penjara pada 1909 setelah terlibat perkelahian dan berakhir dengan membunuh seorang bartender. Sebenarnya ia hampir menyelesaikan masa tahanannya di Penjara Negara Bagian Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat ketika ia menikam seorang penjaga hingga tewas pada 1916. Walaupun Stroud mengklaim tindakan itu pembelaan diri, ia tetap dijatuhi hukuman gantung.
Khawatir dengan hukuman gantung, ibunda Stroud menuliskan sepucuk surat kepada Presiden Woodrow Wilson yang berisi permohonan agar anaknya tidak dihukum mati. Wilson mengabulkan hal tersebut dan hukuman Stroud diringankan jadi penjara seumur hidup di ruang isolasi.
Selama 15 tahun kemudian, Stroud hidup dikelilingi burung kenari yang diberikan pengunjung kepadanya. Sejak saat itu ia menjadi ahli burung dan penyakit ornitologi. Malangnya pada tahun 1931 Stroud diperintahkan untuk berhenti memelihara burung-burung tersebut. Tanpa peliharaan yang menemaninya, ia mengalihkan hobinya dengan menulis buku tentang burung kenari dan menerbitkan buku mengenai ornitologi dua tahun kemudian.
Namun sayang ketika buku pertama Stroud telah terbit ia gagal menikmati royalti dari penjualan buku tersebut. Ia kemudian mengajukan protes tentang hal ini pada petugas penjara namun petugas penjara justru merespons protes Stroud dengan mengirimnya ke Alcatraz, yang merupakan penjara paling mengerikan pada masanya.
Pada 1943, Stroud mengkompilasi tentang berbagai macam penyakit burung dalam sebuah buku berjudul Digest of the Diseases of Birds yang terdiri dari 500 halaman teks. Penerbitan ini disambut dengan pujian oleh publik. Terlepas dari kesuksesannya Stroud sempat merasa tertekan selama menjalani isolasi di Alcatraz dan sempat beberapa kali mencoba bunuh diri. Hingga akhirnya pria legendaris yang dijuluki “Pria Burung dari Alcatraz” itu meninggal di penjara Missouri pada 1963 di usia 73 tahun.
(Emirald Julio)