YOGYAKARTA - Duta Besar (Dubes) Inggris untuk Indonesia beragama Islam pertama, Moazzam Malik mengaku, sering mengunjungi Kota Yogyakarta, sejak dirinya belum menjabat sebagai duta besar.
Kunjungan tersebut digunakannya untuk berwisata menjelajah Yogya dan belajar bahasa Indonesia. Dalam beberapa kesempatan, dirinya mengaku terkejut atas fenomena yang ada di Yogyakarta, salah satunya adalah ibu-ibu berjilbab naik motor di Sunday Morning (Sunmor) di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM).
"Saya langsung foto dan kirim whatsapp ke anak saya," kenang sang dubes, seperti dikutip dari KRjogja, Rabu (23/11/2016).
Keheranannya itu terjadi karena melihat kebebasan dan kemandirian yang dirasakan oleh wanita muslim Indonesia. Dirinya menceritakan, di banyak negara Islam, masih banyak wanita muslim yang mengalami represi dan dibatasi aktivitasnya. Misalnya tidak boleh mengendarai kendaraan sendiri, beraktivitas dengan bukan muhrim, dan tidak boleh memilih dalam pemilu.
"Di Indonesia bebas saja. Inilah keunikan Indonesia," ujar dia