Sepekan Operasi Zebra, 6.563 Pelanggar Terjaring di Bali

Agregasi Balipost.com, Jurnalis
Kamis 24 November 2016 15:35 WIB
Share :

DENPASAR - Kesadaran pengguna jalan raya dalam mematuhi aturan berlalu lintas terlihat masih kurang. Terbukti, baru sepekan Operasi Zebra Agung digelar, petugas menindak sebanyak 6.563 pelanggar.

"Dibandingkan Operasi Zebra tahun 2015, tahun ini naik 71 persen. Terungkap masih tingginya pelanggar karena penindakan anggota lebih intensif di lapangan,” kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Anak Agung Made Sudana, dikutip dari Balipost, Kamis (24/11/2016).

Menurut Agung Sudana, 6.563 pelanggar yang ditindak berupa tilang 6.263 dan teguran 300 pelanggar. “Kalau ingin menekan angka pelanggaran, kepolisian tidak bisa kerja sendiri. Paling penting adalah kesadaran pengendara kendaraan mematuhi atuan berlalu lintas,” ujar mantan Kapolresta Denpasar ini.

Agung menegaskan bahwa masyarakat harus melihat dan paham akan fungsi serta pemanfaatan jalan. Oleh karena itu pengguna jalan wajib mematuhi rambu-rambu dan marka jalan.

“Contohlah sepanjang Jalan Teuku Umar bersih parkir mobil dan tidak macet lagi. Jangan sampai badan jalan dipakai tempat parkir,” tambah mantan Kapolres Tabanan ini.

Operasi itu, lanjut Agung, rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya mengatasi permasalahan lalu lintas. Diharapkan terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas (Kamseltibcar Lantas).

Selain itu, Polda Bali membantu pemerintah menyelesaikan permasalahan lalu lintas hingga tuntas. Oleh karena itu harus didukung dan adanya sinergitas antara Polantas dengan satuan fungsi lainnya dan instansi pemerintah, termasus TNI.

“Kita semua bertanggung jawab dalam membina dan memelihara Kamseltibcar Lantas ini. Operasi Zebra dimulai tanggal 16 sampai 29 November ini,” ujarnya.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya