Dari pantauan Okezone di lokasi, benda langit diduga meteor itu jatuh dan menjebol atap rumah. Sehingga atap rumah yang terbuat dari seng itu jebol dan robek dengan panjang dan lebar cukup besar.
Sementara di sekitar pemukiman tersebut tidak ada bangunan tinggi seperti ruko atau membangun ruko. Terlebih lagi, rumah yang ditimpa benda keras itu berada ditengah-tengah rumah lainnya.
Benda asing itu jatuh, ketika Kota Bengkulu sedang diterjang hujan dengan intensitas lebat disertai angin kencang dan petir, pada Rabu 23 November 2016.
Saat dicium dari dekat, pecahan benda langit diduga meteor itu seperti bau belerang. Di bagian luar berwarna krem dan di bagian dalam berwarna hitam. Tidak hanya itu, di dalam benda itu terdapat urat-urat batu, yang mana benda keras seperti batu itu cukup keras berbeda dengan batu lainnya.
(Khafid Mardiyansyah)