Namun, pada 1812, Napoleon mulai mengalami serangkaian kegagalan dalam karier militernya. Setelah gagal menginvasi Rusia, Napoleon kalah dari Spanyol, Inggris,hingga akhirnya dihancurkan oleh pasukan sekutu pada 1814 dan dibuang ke Pulau Elba.
Sempat melarikan diri dan kembali menyusun pasukan pada 1815, Napoleon kembali kalah saat menghadapi pasukan sekutu di bawah pimpinan Duke of Wellington di Waterloo pada Juni 1815.
Menyusul kekalahan ini, Napoleon kembali diasingkan ke Pulau St. Helena hingga akhirnya meninggal dunia karena kanker lambung pada 1821 pada usia 51 tahun. Jenazahnya baru dipulangkan ke Prancis pada 1840 dan dimakamkan dengan upacara yang megah.
(Rahman Asmardika)