17 Mahasiswa Binus yang Sempat Hilang di Gunung Mas Gunakan Jalur Ilegal

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis
Selasa 06 Desember 2016 17:55 WIB
Tim SAR mengevakuasi jenazah pendaki Gunung Mas, Bogor (Putra RA/Okezone)
Share :

BOGOR - Sebanyak 17 mahasiswa Bina Nusantara (Binus) Jakarta yang melakukan pendakian dan sempat dilaporkan hilang di Gunung Mas, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diketahui menggunakan jalur ilegal.

Kepala Resort Cisarua Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango (TNGP), Tarya Nuryahya mengatakan, bahwa jalur yang digunakan oleh para mahasiwa itu bukanlah jalur resmi untuk pendakian, melainkan kawasan hutan lindung Gunung Mas.

"Bukan jalur untuk pendakian resmi. Ini hanya kawasan hutan lindung Gunung Mas yang berbatasan langsung dengan TNGP," katanya, Selasa (6/12/2016).

Tarya menambahkan, para mahasiwa tersebut tidak berkoordinasi dengan pengelola Gunung Mas bahwa ingin melakukan pendakian di kawasan hutan lindung sehingga dikatagorikan ilegal.

"Tadi informasi yang kami dapat mereka lewat pos depan, beli tiket juga tapi tidak bilang untuk mendaki cuma untuk di Gunung Mas ini saja. Jadi mereka masuk secara ilegal, kawasan ini juga terlarang untuk mendaki," jelasnya.

Selain itu, menurut informasi yang ia dapatkan mahasiwa tersebut melakukan pendakian di kawasan Gunung Mas untuk pelatihan navigasi.

"Tadi sih informasi sementara yang kita dapat, mereka ke sini untuk pelatihan navigasi, bukan untuk ke Taman Nasioal Gunung Gede-Pangrango," tandasnya.

Sebelumnya, 17 mahasiswa dari Bina Nusantara Jakarta dikabarkan sempat menghilang di Gunung Mas. Namun belakangan seorang di antaranya bernama Edward (20) meninggal dunia di lokasi. Sementara 16 mahasiswa lainnya selamat dan sudah dievakuasi oleh Tim SAR gabungan.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya