"Siapa tahu, anak ini hilang karena di sembunyikan oleh roh jahat. Makanya kami juga menggelar ritual Bagandang Nyiru," ucap Atak dari keluarga korban di Buntok, Senin (12/12/2016).
Kapolres Barsel AKBP Yussak Angga mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim khusus untuk penanganan kasus Geby.
"Personel kami sudah semuanya bergerak sesuai tugasnya masing masing. Baik itu dalam hal penyelidikan, pemeriksaan secara spontanitas, atau melaui berbagai pendekatan pada orang terdekat korban," tegasnya di mapolres.
Kapolres berharap kepada masyarakat setampat, agar turut membantu untuk membantu menemukan keberadaan anak malang tersebut.
"Kepada seluruh masyarakat khususnya di wilayah Barsel. Jika ada mengetahui tentang keberadaan Geby, kiranya dapat melaporkan kepada polisi atau keluarga korban pada nomor handphone Andreas (ayah Geby) 08115016680 atau hub pos polisi terdekat," pungkasnya.
(Angkasa Yudhistira)