"Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW digelar dalam rangka meningkatkan kualitas keimanan manusia khususnya umat Islam," ujar Ustadz Hendi Kurniah.
Usai memberikan tausiah barulah dilanjutkan dengan dihidangkan makan bersama yang sudah disiapkan warga setempat menggunakan dulang dalam acara nganggung (sebutan warga setempat).
Tak hanya di masjid-masjid, warga desa juga merayakan kelahiran Nabi Muhammad SAW tersebut dengan menyajikan makanan dan minuman di rumah layaknya suasana lebaran, seperti makanan khas kue-kue lebaran, ketupat, minuman ringan yang tersedia di meja tamu.
Sekadar informasi kegiatan nganggung adalah sebuah tradisi yang selalu diperingati warga desa di Bangka untuk menyambut datangnya hari-hari besar Islam, seperti 1 Muharram, Maulid Nabi, Isra Miraj, Nuzul Quran, Idul Fitri, dan Idul Adha.
(Erha Aprili Ramadhoni)