Soal Pencoretan Bendera Merah Putih di Demo FPI, Habib Novel: Itu Penyusup

Lina Fitria, Jurnalis
Kamis 19 Januari 2017 17:38 WIB
Sekjen FPI Jakarta Habib Novel (Antara)
Share :

JAKARTA – Front Pembela Islam (FPI) membantah laskarnya melakukan pencoretan terhadap bendera merah putih saat demo di Mabes Polri, pada 16 Januari 2017. Sekretaris Jenderal FPI Jakarta, Habib Novel Bamukmin mengatakan, bendera merah putih yang bertulis kaligrafi Arab itu dibawa oleh penyusup.

"Itu kita curiga penyusup, provokasi untuk menghasut, mendiskreditkan perjuangan kita. Saya jelaskan tidak ada lambang bendera seperti itu. Kita punya lambang sendiri, kita punya bendera sendiri. Kalau kita bawa bendera merah putih, itu murni bendera merah putih enggak dicoret-coret. Kita minta itu diusut, kita minta itu pelakunya ditangkap," katanya, Kamis (19/1/2017).

Menurutnya bendera merah putih yang tergambar kaligrafi dan pedang itu dibawa anak baru gede (ABG) saat massa FPI mengepung Mabes Polri awal pekan ini. Novel mengatakan ABG tersebut bukan laskar FPI.

"ABG yang bawa, enggak pakai baju koko, enggak pakai kopiah, enggak paham saya. Langsung saya suruh laskar amanin itu bendera," ujarnya.

Novel mengaku, pihaknya tidak sempat menginterogasi ABG tersebut karena massa sudah bubar menyusul delegasi yang berdialog dengan perwakilan Mabes Polri sudah ke luar gedung. "Kita enggak tahu itu anak ke mana lagi,” sebutnya.

Dia menduga bendera merah putih yang tercoret kaligrafi itu dikibarkan di tengah massa untuk menyudutkan FPI dan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI. Novel meminta polisi mengusut kasus tersebut.

(Salman Mardira)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya