Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jamin Pembawa Bendera RI yang Dicoret, Arifin Ilham: Saudara Kita Tidak Tahu

Fahreza Rizky , Jurnalis-Selasa, 24 Januari 2017 |17:46 WIB
Jamin Pembawa Bendera RI yang Dicoret, Arifin Ilham: Saudara Kita Tidak Tahu
(Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Ustadz Arifin Ilham menyatakan dirinya mau menjadi penjamin penangguhan penahanan Nurul Fahmi, tersangka pembawa bendera RI bertuliskan huruf Arab. Menurutnya, Nurul tidak sengaja dan tidak tahu bahwa dirinya melakukan kesalahan dengan membawa bendera merah putih bertuliskan huruf Arab. Kemudian, Nurul pun baru memilik anak.

"Pertama, sebagai anak bangsa negeri yang kita cintai ini, melihat saudara kita yang melakukan kesalahan karena ketidaksengajaan dan ketidaktahuan, dan melihat beliau anaknya baru lahir," ungkap Arifin di Mapolres Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Lebih dari itu, Arifin mengungkapkan, Nurul dan istrinya merupakan hafidz atau penghafal Alquran, sehingga dirinya tersentuh dan bersedia menjadi penjamin penangguhan penahanan Nurul.

Arifin pun memohon kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian agar Nurul bisa ditangguhkan penahanannya. "Istri dan beliau senang menghafal Alquran, jadi tersentuhlah hati ustadz hingga datang ke Pak Jendral Tito mohon kebijakan Polri untuk menangguhkan tahanan buat Nurul dan alhamdulillah diterima oleh beliau," pungkas dia.

Sebelumnya, beredar video yang menampilkan seseorang di tengah kerumunan massa membawa bendera merah putih dengan tulisan aksara Arab dan dua silang pedang saat aksi demonstrasi FPI di depan Mabes Polri, beberapa waktu lalu.

Atas peristiwa itu, Nurul akhirnya ditangkap dan ditahan di Mapolres Jakarta Selatan sejak Jumat 20 Januari 2017. NF terancam dikenakan UU Nomor 24 Tahun 2009 tentang Lambang Negara dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

(Angkasa Yudhistira)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement