"Saya juga menyarankan dan mengusulkan agar tim daripada ibu mega, PDIP terjun untuk membahas pikiran-pikiran Ibu Mega supaya menjadi dialektika kita. Saya tidak setuju itu dilaporkan," lanjutnya.
Fahri berharap, aksi saling melaporkan itu dihentikan. Ia pun menjelaskan contoh kasus penyebaran isu palu arit dalam uang rupiah yang menjerat Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Dalam kasus ini, Polri sebaiknya mempertemukan Rizieq dengan pihak Bank Indonesia agar diberi penjelasan soal dugaan penggunaan lambang palu arit di uang rupiah.
"Itu tidak sehat bagi demokrasi kita. Biarlah pikiran Bu Mega adalah renungan beliau yang kita bahas bukan kita laporkan. Karena semua orang yang berpendapat nanti dilaporkan jadi repot," tukasnya.
(Angkasa Yudhistira)