Alvara Research Center: Duh.. Elektabilitas Ahok-Djarot Belum Aman!

Fahreza Rizky, Jurnalis
Kamis 26 Januari 2017 15:05 WIB
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Syaiful Hidayat (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Alvara Research Center merilis temuan survei mengenai potret pemilih DKI Jakarta dalam memilih calon gubernur dan wakil gubernur pada Pilgub DKI 2017. Dari rilis tersebut, tren elektabilitas pasangan Ahok-Djarot disebut belum aman.

Founder dan CEO Alvara Research Center, Hasanuddin Ali, memaparkan bahwa hasil survei menunjukkan elektabilitas pasangan Agus-Sylvi sebesar 31,75%, Ahok-Djarot sebesar 34,83%, dan Anies-Sandi sebesar 22,17%, ‎serta yang belum memutuskan sebesar 11,25%.

"Secara elektabilitas, meski pasangan Basuki-Djarot unggul, tapi keunggulannya masih belum aman, sehingga Pilkada DKI Jakarta berpotensi dua putaran, di mana pasangan Agus-Sylvi dan Basuki-Djarot yang berpotensi maju di putaran dua," kata Ali di Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017).

Ia mengatakan, pertarungan ketat akan terjadi antara pasangan Agus-Sylvi dengan Ahok-Djarot pada pemilih kelas bawah dan kelas menengah, sedangkan pemilih kelas atas cenderung memilih pasangan nomor urut dua tersebut.

"Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pasangan Basuki-Djarot untuk. Memastikan pemilihnya datang ke TPS karena kelas menengah atas biasanya pada hari H malas datang ke TPS," ujarnya.

"Sedangkan bagi Agus-Sylvi hal ini menunjukkan bahwa programnya mampu menarik hati masyarakat menengah bawah," sambung Ali.

‎Sekadar diketahui, survei Alvara Research Center dilaksanakan pada 11-17 Januari 2017 dengan metode multi-stage random sampling. Jumlah sampel tersebut memiliki margin error sebesar 2,8% dengan tingkat kepercayaan 95%.

(Ulung Tranggana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya