SANGGAU - Penemuan mayat laki-laki tanpa kepala di kebun karet, menggegerkan warga Dusun Sebuduh, Desa Sebuduh, Kembayan, Sanggau, Kalbar, Rabu 1 Februari 2017 pukul 20.00. Mayat tanpa kepala tersebut diduga korban pembunuhan. Penemuan mayat dengan kondisi mengenaskan ini menambah rentetan kasus pembunuhan di Kalbar.
Sebelumnya juga ditemukan mayat di kebun karet wilayah hukum Polres Sekadau. Hingga saat ini pelakunya belum terungkap. Kemudian mayat yang dikubur di lumpur, juga di kebun karet, korban pembunuhan di wilayah hukum Polres Melawi. Pelakunya sudah diringkus polisi.
Kapolres Sanggau, AKBP Donny Charles Go mengatakan, jajarannya menerima informasi dari warga atas penemuan mayat tanpa kepala. Jajaran Polsek Kembayan langsung melakukan pengecekan, bersama-sama warga menuju tempat kejadian perkara (TKP). “Setelah di-crosscheck, ternyata benar ada sesosok mayat laki-laki dengan posisi telentang tanpa kepala. Diduga korban pembunuhan,” kata Charles Go, seperti mengutip Jawa Pos, Jumat (3/2/2017).
Setelah diselidiki, korban bernama Tumidi Yono (35). Dia bekerja sebagai tenaga honorer Petugas Kebersihan SMA 01 Kembayan, Dusun Sebuduh Luar, Desa Sebuduh, Kembayan, Sanggau. Informasi yang diperoleh dari istri kroban, Astin, sekira pukul 14.30, suaminya pulang bekerja dari SMA 01 Kembayan. Sekira pukul 15.00, dia pergi ke kebun menoreh karet.
Namun hingga pukul 18.00, Tumidi tak pulang-pulang. Cemas, pihak keluarga mencoba menghubungi via seluler. Namun handphone korban tidak aktif. Astin semakin cemas, delapan orang keluarganya menyusul ke kebun dan menemukan jasadnya tertelungkup tanpa kepala. “Korban berangkat dari rumah menggunakan sepeda motor berikut perlengkapan menoreh karet. Selama ini dia tidak memiliki musuh atau bermasalah dengan orang lain,” ucap Charles Go.