Setelah dievakuasi, bangkai rusa tersebut langsung dibawa ke kantor BKSDA dan dibuatkan berita acara kematian untuk selanjutnya dikubur.
“Beberapa satwa di BKSDA mengalami perubahan perilaku, lantaran beberapa faktor diantaranya sering mengkonsumsi makanan manusia yang diberikan oleh pengunjung, selain itu populasinya sangat tinggi,” ungkapnya.
Tingginya populasi satwa berdampak pada ketersediaan makanan, sehingga untuk mendapatkan makanan beberapa jenis satwa sering keluar area BKSDA.
“Kami harap, masyarakat setempat dan pengunjung tidak memberikan makanan ke satwa yang ada di BKSDA dan jika menemukan berkeliaran ke pemukiman, warung dan perhotelan untuk segera menginformasikan petugas dan mengembalikan ke areal BKSDA,” pungkasnya.
(Feri Agus Setyawan)