Dalam pilkada kemarin, kata dia, terbukti bahwasanya isu SARA tidak berdampak signifikan terhadap pilihan warga Jakarta.
"Rakyat sudah semakin cerdas dalam menentukan pilihannya terhadap calon Pemimpin Jakarta di masa datang. Adu strategi dan program menjadi lebih menarik untuk dibahas dari masing-masing kandidat," tuturnya.
Kata dia, momen pilkada pada putaran kedua nantinya juga diharapkan tetap kondusif dan terkendali.
"Warga harus cermat dalam menanggapi isu-isu yang bersifat provokatif dan tidak jelas asal muasalnya. Sekali lagi, selamat berdemokrasi demi Jakarta yang lebih baik!," pungkasnya.
(Arief Setyadi )