Menlu: IORA Ajang Indonesia Tunjukkan Kepemimpinan di Kawasan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 02 Maret 2017 19:01 WIB
Pertemuan 20 negara anggota IORA di Bali pada 2016 (Foto: Kementerian Luar Negeri Indonesia)
Share :

JAKARTA – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asosiasi Negara-Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA) segera digelar pada 5-7 Maret 2017 di Jakarta. Sebagai tuan rumah sekaligus Ketua IORA, Indonesia sudah sangat siap menggelar serta menyambut para peserta, baik itu anggota IORA maupun mitra wicara.

“Pada 7 Maret kita akan menjadi tuan rumah KTT dari IORA yang sebelumnya akan didahului dengan pertemuan tingkat senior, dan pada 6 Maret adalah pertemuan tingkat Menteri Luar Negeri,” ujar Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi di Kantor Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (3/2/2017).

KTT tersebut akan dihadiri oleh 21 negara anggota dan tujuh mitra wicara. Dari 21 negara anggota IORA, empat di antaranya adalah negara G20. Sementara enam dari tujuh negara mitra wicara juga adalah anggota G20 dan empat di antaranya adalah anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

“Sehingga kalau kita lihat dari komposisi anggotanya maka akan kita lihat anggota dan mitra wicara, itu separuh dari anggota G20. Ini adalah satu forum yang sangat penting untuk pertama menjamin keamanan, safety dan security di lingkar Samudera Hindia. Dan yang kedua menggerakkan potensi ekonomi karena dilalui oleh setengah dari kontainer dunia, sepertiga kargo dunia, dan dua pertiga shipment energi dunia,” sambung mantan Duta Besar Indonesia untuk Belanda itu.

Menlu Retno menambahkan, fakta-fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya Samudera Hindia. Peran Indonesia sebagai tuan rumah KTT IORA juga sangat penting. Sebab, Jakarta ingin menunjukkan kepemimpinan di kawasan lingkar Samudera Hindia.

“Ini tambahan atau satu rangkaian dari leaderdship yang dimainkan di berbagai kawasan. Di Asia kita sudah bermain, Pasifik sudah bermain, maka kita ingin bermain juga, memberikan kontribusi yang besar di lingkar Samudera Hindia yang selama ini belum ada satu governance yang bagus,” tutup perempuan lulusan Universitas Gadjah Mada itu.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya