Hal itu kembali menegaskan kedekatan antara Presiden Jokowi dan Raja Salman, sebagaimana hubungan akrab Presiden Soekarno dengan Raja kedua Arab Saudi, Saud bin Abdulaziz al-Saud pada 1955.
Jalinan persahabatan di tahun 1955 itu terjadi saat Presiden Soekarno dan rombongan melakukan ibadah haji. Di sela-sela waktu luang ibadah, Raja Saud menemui Soekarno yang sudah tercipta sejak digelarnya Konferensi Asia-Afrika di Bandung sebelumnya di tahun yang sama.
Tidak hanya disambut hangat dan terjalin persahabatan akrab, Raja Saud pun sempat menghadiahkan “oleh-oleh” istimewa pada Soekarno, berupa kiswah atau potongan kain penutup kabah, serta satu unit mobil Chrysler Crown Imperial untuk dibawa ke Tanah Air.
Sementara sebagai pertukaran cinderamata, Soekarno menyerahkan banyak bibit pohon mimba untuk ditanam di Padang Arafah. Di Saudi, pohon-pohon yang tumbuh itu lebih dikenal dengan nama Syajarah Soekarno.
(Amril Amarullah (Okezone))