Presiden Jokowi Dinanti oleh Antrean Pertemuan Bilateral di KTT IORA

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 04 Maret 2017 16:33 WIB
Presiden Indonesia Joko Widodo (Foto: Antara)
Share :

JAKARTA – Konferensi Tingkat Tinggi Asosiasi Negara-Negara Lingkar Samudera Hindia (KTT IORA) tinggal menghitung hari. Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno LP Marsudi bersama Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno sudah meninjau kesiapan venue KTT IORA di Jakarta Convention Centre (JCC) Senayan, Jakarta Pusat.

Rangkaian KTT diawali dengan senior official meeting (SOM) atau pertemuan setingkat pejabat senior dari 21 negara anggota IORA pada Minggu 5 Maret 2017. Adapun agenda pertemuan adalah negosiasi semua dokumen yang akan dihasilkan baik pada tingkat pertemuan Menlu maupun KTT IORA.

“Pertemuan itu akan diketuai oleh Duta Besar Desra Percaya selaku Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri. Kami ingin KTT ini menghasilkan dokumen IORA Concord, Plan Of Action dari IORA Concord, dan kerjasama menangkal ekstremisme serta terorisme,” ucap Menlu Retno Marsudi kepada wartawan, Sabtu (4/3/2017).

Dua agenda besar sudah menanti pada Senin 6 Maret, yakni pertemuan tingkat menlu dan KTT Bisnis IORA. Pertemuan tingkat menlu dilakukan untuk melihat kembali dokumen apa yang masih tersisa dari negosiasi. Sementara KTT Bisnis IORA akan mempertemukan pengusaha dari swasta untuk mempertebal jejaring, termasuk pengusaha asal Indonesia.

Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) diharapkan akan membuka KTT Bisnis IORA tersebut. Pria asal Surakarta itu juga akan menjadi satu dari tiga pemimpin sidang KTT IORA pada Selasa 7 Maret.

Mantan gubernur DKI itu akan memimpin sidang bersama Presiden Afrika Selatan Jacob Zuma selaku Ketua IORA mendatang dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull selaku Ketua IORA sebelum Indonesia. Menlu Retno menyampaikan, sudah ada antrean permintaan pertemuan bilateral dengan Presiden Jokowi.

“Sejauh ini sudah banyak permintaan pertemuan bilateral kepada Bapak Presiden. Kita sedang mengatur waktu. Sementara itu pada tanggal 8, akan ada kunjungan kenegaraan dari Afrika Selatan dan Sri Lanka,” tutup mantan duta besar Indonesia untuk Belanda itu.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
EA EA
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya