Namun, manisnya tampuk kekuasaan sepertinya membutakan mata Kwane Nkrumah. Ia kemudian mengubah sistem pemerintahan Ghana menjadi Republik serta mengangkat diri sendiri sebagai presiden.
Kwane juga melarang berdirinya partai oposisi. Bahkan, ia mengangkat dirinya sebagai presiden seumur hidup pada 1964 sehingga Ghana terseret dalam lingkaran kediktatoran.
Beruntung, Kwane berhasil disingkirkan dari jabatannya pada 1966 saat di perjalanan menuju Peking (Beijing), China. Ghana kemudian mengalami gejolak politik berkepanjangan hingga penyelenggaraan referendum untuk menghidupkan sistem multipartai pada 1972.
Pemimpin dua kali kudeta militer, Letnan Penerbang Jerry Rawlings, terpilih sebagai Presiden Ghana pada 1972. Ia berjasa besar dalam mengembalikan stabilitas politik di Ghana hingga pensiun pada 2000.
(Emirald Julio)