SEOUL – Mantan Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye akhirnya meninggalkan Gedung Biru, Istana Kepresidenan, dan menjadi rakyat biasa. Perempuan berusia 65 tahun itu kembali menghuni rumah pribadinya yang terletak di Ibu Kota Seoul.
Kendati sudah meninggalkan Istana Kepresidenan, Park Geun-hye masih saja menimbulkan kemarahan di tengah warga Korsel. Kelompok pembela hak hewan menuduh perempuan presiden pertama itu mengabaikan anjing peliharaannya.
Park Geun-hye memang sudah meninggalkan istana. Tetapi, sembilan ekor anjing peliharaannya masih ditinggal begitu saja di Gedung Biru. Politikus Partai Saenuri itu mendapat hadiah sepasang anjing Jindo, ras anjing pemburu asli Korsel oleh tetangganya pada 2013. Sepasang anjing itu diberikan sebelum dirinya meninggalkan kediaman pribadi menuju Istana Kepresidenan.
Juru bicara Gedung Biru Kim Dong-jo mengatakan, sepasang anjing itu baru-baru ini melahirkan tujuh ekor anak anjing yang dianggap sangat rentan jika dipisahkan dari induknya. Anjing-anjing itu akan tetap dipelihara di istana hingga siap untuk diadopsi oleh pemilik baru. Kim mengaku, Park Geun-hye menitipkan tujuh ekor anjing itu kepada staf kepresidenan sebelum pergi.
Seperti dimuat USA Today, Rabu (15/3/2017), Kepala Aliansi Pencegahan Kekejaman terhadap Hewan Korsel, Kim Ae-ra, mengatakan pihaknya sudah mengajukan gugatan terhadap Park Geun-hye. Gugatan tersebut dimasukkan ke Komisi Antikorupsi dan Hak-Hak Sipil Korsel.