JAKARTA - Koordinator Jaringan Pendidikan Pemilih Rakyat (JPPR), Masykurudin Hafidz meminta Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) DKI dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) segera merespons temuan Tim Pemenangan Anies-sandi terkait data pemilih tetap (DPT) invalid.
"Tentu temuan dari Tim Anies-Sandi menjadi catatan penting bagi KPU dan Bawaslu," katanya kepada Okezone, Sabtu (25/3/2017).
Hal ini, menurut Masykur, harus menjadi perhatian KPU DKI dan Bawaslu untuk mengantisipasi terjadinya kecurangan dalam putaran kedua Pilkada DKI.
"Untuk mengantisipasi adanya kecurangan penggunaan hak pilih dalam pilkada putaran dua nanti," bebernya.
Masykur juga menyarankan Tim Anies-Sandi memberikan data-data temuannya kepada KPU DKI dan Bawaslu untuk mencermati bersama-sama atas temuan tersebut. Agar DPT yang digunakan untuk pelaksanaan Pilkada DKI benar-benar valid.