"Jika memang ada indikasi kecurangan, maka sejak sekarang harus dilakukan perbaikan, verifikasi dapat dilakukan dengan cara pencermatan bersama. Apakah data tersebut ganda, di bawah umur, kurang elemen informasi dan seterusnya, jika ditemukan data ganjil, bisa menjadi catatan pada saat pemungutan suara nanti," ungkapnya.
Masykur menambahkan, data pemilih invalid yang ditemukan Tim Anies-Sandi merupakan kontribusi besar untuk memperbaiki data pemilih.
"Data data Anies-Sandi adalah kontribusi besar untuk semakin memperbaiki data pemilih Pilkada Jakarta," tutupnya.
(Arief Setyadi )