"Dulu kami semua takut kalau disunat," ucapnya.
Ia menuturkan, meskipun sudah berpindah ke kota lain yakni Yogyakarta dan Jakarta, bahkan sempat menempuh pendidikan di Amerika Serikat (AS), Anies selalu ingat dengan Kuningan.
"Saya boleh pergi ke mana saja, tapi hati dan pikiran saya ada di Kuningan. Lalu, saya harap pertemuan ini bukan penutup, tapi pembuka untuk pertemuan selanjutnya," ujar Anies.
(Erha Aprili Ramadhoni)