Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Kamis (30/3/2017) sang pejabat dari partai Shiv Sena itu akhirnya terjebak di Delhi pada Jumat pekan kemarin akibat insiden itu. Ia terpaksa menggunakan kereta agar bisa kembali ke rumahnya di Mumbai.
Sayangnya, Gaikwad tetap keras kepala dan enggan meminta maaf atas aksi arogannya tersebut. “Saya seorang anggota parlemen Shiv Sena dan saya tidak akan mentolerir penghinaan apapun. Biarkan karyawan (kru pesawat) itu mengeluh. Ya, saya memukulnya dengan sandal (sebanyak) 25 kali,” tutur Gaikwad kepada Times of India.
Air India menyatakan Gaikwan dilarang naik pesawatnya karena menolak minta maaf atas insiden tersebut. Maskapai Indigo, SpiceJet, GoAir, Jet Airways dan Vistara juga mengikuti langkah Air India.
(Emirald Julio)