Anggota keluarga Sawney pun semakin lama semakin bertambah, begitu juga kebutuhan makan mereka. Suatu hari sepasang suami-istri berusia lanjut diserang oleh keluarga Sawnery. Ternyata suami-istri tersebut pergi dengan rombongan yang berjumlah 20 orang. Keduanya tewas, namun inilah awal mula kejahatan keluarga Sawney terbongkar.
Anggota rombongan pasangan korban tersebut menjadi saksi kesadisan keluarga Sawney. Mereka kemudian melaporkan hal ini ke pihak berwenang. Laporan inilah yang kemudian membuka tabir misteri terkait beberapa orang hilang dan tewas secara misterius.
Setelah mendengar kabar ini, Penguasa Skotlandia pada masa itu, Raja James I, memutuskan untuk datang sendiri ke Ayrshire dengan didampingi pasukannya dan anjing pelacak. Berkat bantuan anjing pelacak, tempat persembunyian keluarga Sawney pun dengan cepat terbongkar. Mereka yang tak kuasa melawan pasukan raja akhirnya ditangkap dan dibawa ke Edinburgh.
Raja James I (Foto: The Vintage News)
Keluarga Sawney yang saat itu jumlahnya mencapai 48 orang dihukum mati bersama-sama. Mereka dihukum dengan cara yang sama persis saat mereka membunuh korban mereka. Tubuh keluarga Sawney dimutilasi dan dibiarkan mati kehabisan darah. Sementara, para perempuan keluarga Sawney dibakar hidup-hidup layaknya menghukum para penyihir di masa itu. (rav)
(Rifa Nadia Nurfuadah)