Untuk menutupi malu dari lingkungan terhadap perilaku Ida, akhirnya orangtuanya memilih untuk membuat gubuk khusus untuk Ida.
Sementara Martini, orangtua Ida mengatakan, pihak keluarga harus memberi makan lewat celah kecil tiga kali sehari. "Kami ingin Ida normal seperti biasa, namun untuk berobat kami tidak mampu lantaran kondisi ekonomi yang serba kekurangan," kata Martini.
Martini berharap, ada kepedulian pemerintah daerah untuk membantu pemulihan kondisi kejiwaan yang dialami Ida.
(Arief Setyadi )