154 Orang Tewas Diterjang Tanah Longsor di Kolombia

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Minggu 02 April 2017 06:22 WIB
Gambar dari udara memperlihatkan wilayah yang hancur diterjang tanah longsor (Foto: Cesar Carrion/Reuters)
Share :

MOCOA – Korban terus berjatuhan dalam musibah tanah longsor di Provinsi Putumayo, Kolombia. Musibah mengerikan tersebut sudah menewaskan sedikitnya 154 orang hingga Sabtu 1 April 2017 siang waktu setempat.

Tinggi intensitas hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan Sungai Mocoa dan tiga anak sungainya meluap. Luapan tersebut mendorong sedimen dan batuan ke arah gedung-gedung dan jalanan di Mocoa. Presiden Kolombia Juan Manuel Santos langsung meninjau lokasi bencana tersebut.

“Kami akan melakukan yang terbaik untuk menolong para korban. Hati saya hancur,” ujar Presiden Juan Manuel Santos usai berbicara kepada korban, sebagaimana dimuat Reuters, Minggu (2/4/2017).

Ia menambahkan, para pejabat setempat berupaya memastikan jumlah korban hilang. Kementerian Pertahanan Kolombia menuturkan sedikitnya 200 orang luka-luka serta lebih dari 1.100 orang gabungan tentara dan polisi dipanggil untuk membantu mencari korban di timbunan lumpur.

“Kami sudah mengirim tim berisi 150 orang agar tanggap bencana kami bekerja efektif dan peralatan dapat mulai bekerja secepatnya,” ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Kolombia, Carlos Ivan Marquez.

Wilayah yang terkena dampak paling parah adalah Ibu Kota Provinsi Putumayo, Mocoa, yang memiliki populasi sekira 340 ribu orang. Wali Kota Mocoa, Jose Antonio Castro, bahkan harus kehilangan rumahnya akibat musibah tersebut.

Jose Antonio Castro mengatakan, warganya sudah diperingatkan tepat pada waktunya dan banyak yang sudah mampu menyelamatkan diri. Akan tetapi, beberapa rukun tetangga dan dua jembatan sudah terlanjur hancur diterjang lumpur.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya