Otoritas Kolombia Hentikan Pencarian Korban Musibah Tanah Longsor

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Sabtu 08 April 2017 22:02 WIB
Otoritas Kolombia menghentikan operasi pencarian korban tanah longsor dan banjir bandang (Foto: Luis Robayo/AFP)
Share :

MOCOA – Otoritas Kolombia memutuskan untuk mengakhiri operasi pencarian terhadap korban hilang bencana banjir bandang dan tanah longsor di Mocoa, Provinsi Putumayo. Data terakhir menunjukkan, sedikitnya 314 orang tewas dan 106 lainnya dinyatakan hilang.

Tim SAR sekarang akan ditugaskan untuk membersihkan jalanan dan puing-puing bangunan, menyalurkan bantuan, serta mencegah penyebaran virus di Mocoa. Kepala Sukarelawan, Manuel Infante mengatakan, semua korban hilang bisa dianggap sudah meninggal dunia.

“Tanpa kondisi yang merugikan, seseorang bisa bertahan lama. Tetapi dengan jumlah lumpur dan batu di Mocoa, itu sangat sulit. Saya bisa bilang korban hilang sudah meninggal dunia,” tutur Manuel Infante, seperti dimuat Belfast Telegraph, Sabtu (8/4/2017).

Sementara itu, Menteri Pertahanan Kolombia Luis Carlos Villegas memperkirakan butuh waktu lama untuk mengembalikan Kota Mocoa seperti semula. Ia mengatakan, korban hilang bisa saja berada di rumah sakit di kota lain, hilang tanpa jejak, atau meninggal karena berada dalam timbunan lumpur.

Sebagaimana diberitakan, banjir bandang dan tanah longsor terjadi pada Sabtu 1 April 2017 dini hari waktu setempat. Tingginya intensitas curah hujan disebut menjadi penyebab meluapnya Sungai Mocoa dan tiga anak sungai lainnya sehingga memicu terjadinya banjir bandag serta tanah longsor.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya