Sekali salah menempatkan orang, Pangi memperingatkan masyarakat bisa hilang kepercayaan. “Trust building atau membangun kepercayaan itu kan susah,” katanya.
Pangi melihat sekarang masyarakat masih percaya. Akan tetapi kalau sudah tiga empat kali reshuffle masih tidak ada korelasi dengan peningkatan kinerja, pertaruhannya dia prediksi akan sangat memberatkan posisi Jokowi.
“Maka dari itu, presiden harus deliberatif, hati-hati menempatkan orang karena pertaruhannya berat. Tak lain adalah nama baik dan citra presiden sendiri,” tandasnya.
Sementara itu, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H Laoly mengatakan, semua menteri memang harus siap dengan segala keputusan Presiden "Semua menteri harus siap," kata Yasonna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.
(Fahmi Firdaus )