G : "Pintu air !",
I : "Dan ini ?" (menunjuk tangan yang terakhir)
G : "Pintu duri !"
Putus asa, yakin bahwa "penjara" tak tertembus, si induk kemudian menoleh kepada anaknya:
I : "Kau mau pilih 'bintang' atau 'bulan' ?"
A : "Bintang !"
Dan kemudian anak yang malang itu ditempatkan di belakang salah satu "gerbang", yang digelari 'bintang'. Setelah itu, permainan diulang lagi sampai semua tertangkap.
Faedah permainan ini juga tak kalah banyak dengan petak umpet atau petak jongkok. Manfaat edukatif yang ada di permainan ini seperti pengembangan kecerdasan, emosional, kerjasama, serta sosialisasi anak.
(Randy Wirayudha)