Pasukan Pertahanan Israel kemudian mundur dari Kota Jericho pada 13 Mei dan dari mayoritas wilayah Tepi Gaza pada 18-19 Mei 1994. Pejabat dan anggota polisi Otoritas Palestina pun masuk dan mulai mengambil alih kondisi yang ditinggalkan tentara Israel.
Sempat terjadi bentrokan antara tentara Israel dan warga sipil di dekat Tepi Gaza pada awal pemindahan kekuasaan . Sayangnya kesepakatan ini juga mengalami masalah apalagi karena jadwal yang disepakati terkait penarikan tentara Israel tidak sesuai yang dijanjikan.
Ketegangan kembali terjadi antara kedua negara dan pecah pada pemberontakan warga Palestina pada 2000. Pecahnya konflik ini dikenal dengan istilah “Intifada Kedua”. Hubungan antara Palestina-Israel semakin memburuk setelah Hamas mulai memegang kekuasaan di momen pemilihan umum 2006.
(Emirald Julio)