Dia mengatakan, gelombang tinggi tersebut disebabkan angin yang bergerak di wilayah tenggara. Hal ini pun dipengaruhi musim pancaroba yang sudah berlangsung sejak beberapa pekan terakhir jelang musim kemarau.
"Masih dalam musim peralihan atau pancaroba. Ada penurunan secara gradual curah hujan menjelang akhir Mei ini," katanya.
Selain itu, BMKG Bandung memprediksi kawasan Bandung Raya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga satu hari ke depan.
"Adanya sirkulasi angin tertutup di sebelah barat Sumatera dan Laut Natuna menyebabkan terakumulasinya massa udara basah di wilayah tersebut. Sedangkan massa udara yang melewati Jawa bagian barat bersifat lebih kering," katanya.
"Hal ini menyebabkan potensi pertumbuhan awan hujan di daerah Bandung dan sekitarnya menjadi lebih kecil. Namun, masih terdapat peluang hujan dengan intensitas ringan," tambahnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)