JAKARTA - Polisi mereka ulang lokasi pesta seks kaum homo seksual atau gay bertemakan ‘The Wild One’ di Ruko Kokan 15-16 Permata Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Blok B Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.
Dalam proses tersebut didapati kebiasaan yang kerap dilakukan oleh kaum gay di gedung berlantai empat tersebut.
Saat tiba di lokasi Atlantis Gym, pengunjung pria langsung masuk menuju ke resepsionis untuk melakukan pendataan dan membayar biaya sebesar Rp185 ribu. Kemudian pengunjung bisa beranjak ke lantai-lantai yang disediakan di tempat itu. Bagaimana dengan lantai-lantai yang lain?
Lantai I
Pada lantai satu, lokasi Atlantis Gym ini dipenuhi alat fitnes dengan nuansa cat bangunan berwarna biru-putih. Dengan bangunan yang tidak begitu luas, selain alat olahraga lokasi ini juga dipasangi kaca-kaca berukuran besar. Di tempat ini juga menjadi lokasi tempat loker para pengunjung.
Setelah mendapatkan handuk, para pria itu langsung meletakkan barang bawaannya ke dalam loker. Kemudian, tempat ini juga tak disediakan ruang ganti, sehingga pengunjung membuka baju persis di depan loker yang telah ditentukan oleh pengelola.
Para pengunjung sangat jarang untuk melakukan kegiatan fitnes di lokasi ini. Kebanyakan, mereka langsung menuju lantai dua ruko ini.
Lantai II
Menuju ke lantai dua, tempat remang-remang ini merupakan lokasi untuk para pria berendam di dalam kolam besar sembari menonton penampilan striptis pria yang disediakan oleh pengelola. Mereka menonton aksi penari telanjang di tempat mandi shower yang disediakan.
Setelah berendam dan puas menonton striptis, pengunjung langsung menuju lantai tiga. Namun, sebelum menuju lantai itu, para pria itu tidak boleh mengenakan sehelai benang apa pun di badannya. Pasalnya, handuk yang sebelumnya dikenakan pengunjung harus diletakkan di tembok sebelah tangga menuju lantai tiga.
Lantai III
Di lantai tiga ini, merupakan lokasi untuk para pria memuaskan hawa nafsunya. Tak hanya itu, di tempat ini juga menjadi pemuas fantasi para gay.
Berdasarkan pantauan, lantai tiga ini memang berupa bilik-bilik yang didominasi berwarna hitam. Di dalam bilik disediakan satu buah kasur dan satu kotak tisu. Bahkan, saat meninjau lokasi tersebut masih sangat dipenuhi tisu bekas para pengunjung.
Tak hanya bilik, di lantai tiga ini juga ada tempat khusus yang modifikasi seperti penjara. Tempat itu disediakan untuk para tamu yang rela membayar lebih demi memuaskan hawa nafsunya. Di tempat ini juga ditemukan alat kontrasepsi berupa kondom yang banyak.
Lantai IV
Pada lantai empat ruko ini, tempat itu merupakan lokasi VVIP untuk para pengunjung. Di tempat ini terdapat alat berendam atau Jacuzzi berbentuk bulat. Konsep lantai empat ini sendiri dibuat outdoor atau terbuka.