PEKANBARU - Tim gabungan Kepolisian Resor Kota Pekanbaru menginspeksi mendadak untuk menelusuri dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Bandar Raya Payung Sekaki (BPRS) atau lebih dikenal Pasar Terminal AKAP.
"Sidak ini perlu dilakukan karena tidak tertutup kemungkinan bahwa harga sembilan bahan pokok akan naik karena banyaknya pungutan liar," kata Kepala Bagian Operasi Polresta Pekanbaru Kompol Indra Andiarta di Pekanbaru, Selasa (13/6/2017) dini hari.
Sidak dilakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Urusan Logistik, dan Dinas Perindustrian Perdagangan Kota Pekanbaru. Tim gabungan menduga ada pungli dilakukan oleh kelompok tertentu terhadap pedagang.
Pedagang tersebut rata-rata menjual sembako yang berasal dari luar Provinsi Riau. Kebanyakan dari Sumatra Barat yang menyuplai sebagian besar sembako di Kota Pekanbaru.
Sebelum ini, pedagang dengan mobil atau truk pengangkut itu berhenti di pusat kota dekat Pasar Cik Puan. Namun beberapa bulan terakhir, truk boleh berhenti di Pasar BPRS yang berada di pinggiran Kota Pekanbaru.