TIMIKA - Gempa di dalam area pertambangan PT Freeport terjadi pada Selasa (13/6/2017), tepatnya di area Panel 14, Drop Point 11, Deep Mile Level Zone (DMLZ) Underground (UG). Peritiwa ini menyebabkan satu orang pekerja tambang dari PT Redpath mengalami gangguan pernapasan akibat tekanan udara, dan kini sedang dirawat di RS Tembagapura.
Berdasarkan data yang diperoleh sejumlah awak media di Timika, Kabupaten Mimika, Papua menjelaskan, terjadinya gempa ini mengakibatkan pergeseran batuan alam di area Panel 14.
Terkait peristiwa ini, juru bicara PT Freeport Indonesia Riza Pratama mengatakan kalau pihaknya sementara melakukan evaluasi terkait peristiwa yang terjadi. PT Freeport sendiri belum bisa memastikan penyebab terjadinya gempa, apakah dari faktor alam atau akibat dari adanya operasi yang berlangsung didalam terowongan.
“Kami masih mengevaluasi kondisi dan insiden yang terjadi,” ujar Riza Pratama.
Dari data yang diperoleh, terdapat salah satu pekerja yang juga berada disekitar lokasi kejadian menjelaskan, sekira Pukul 09.30 WIT ketika alat jumbo drill berada di samping kanan alat jumbo tiba-tiba terjadi gempa. Gempa tersebut menyebabkan terjadinya tekanan bebatuan dari sisi samping terowongan, dan saat itu juga tiba-tiba di dalam terowongan menjadi gelap. Saat itu korban yang bernama Antonius Silambi langsung berlari meninggalkan lokasi kejadian.