Sekira Pukul 10.30 WIT setelah korban meninggalkan lokasi kejadian, rekan korban menghubungi tim emergency guna memperoleh pertolongan untuk korban sekaligus mengevakuasi korban dari sekitar lokasi kejadian. Saat dievakuasi ke Rumah Sakit Tembagapura korban langsung ditangani secara intensif oleh pihak medis.
Hasil pemeriksaan X Ray korban tidak mengalami gangguan berupa patah tulang maupun luka terbuka akibat kejadian itu, hanya saja korban mengalami ganguan pernafasan dan mengalami shock sehingga harus dirawat sementara waktu di rumah sakit.
Sejak kejadian pada Selasa pagi, hingga sore aktivitas di lokasi DMLZ UG ditutup sementara waktu, seluruh pekerja dievakuasi keluar dari torowongan. Sementara tim dari Geotech sedang melakukan pemeriksaan terkait gempa yang terjadi.
(Khafid Mardiyansyah)