Namun Muhammadiyah juga meminta agar segala sesuatu tindakan teror dikaitkan dengan terorisme, apalagi dikaitkan dengan Islam. Dalam persoalan tersebut, Muhammadiyah Kota Medan mengingatkan bahwa akar terorisme bukanlah ajaran agama karena kesungguhan dalam beragama tidak akan melahirkan terorisme.
Atas pertimbangan tersebut, Muhammadiyah Kota Medan mendukung pemberantasan terorisme, namuntetap dengan prinsip hukum dan keadilan yang menghormati hak azasi manusia.
Sebelumnya, pada Minggu 25 Juni 2017 dini hari sekitar pukul 03.00 WIB, dua orang tidak dikenal menyerang personel Yanma Polda Sumut Aiptu Martua Sigalinggung yang bertugas di pos jaga pintu keluar Mapolda Sumut.
Akibat penyerangan tersebut, Aiptu Martua Sigalingging meninggal dunia karena mengalami luka yang cukup parah di dada, tangan dan lehernya. Namun kedua pelaku berhasil dilumpuhkan oleh personel Satuan Brimob yang berjaga di pintu masuk Mapolda Sumut. Seorang pelaku tewas dan seorang luka terkena tembakan.
(Rizka Diputra)