Tersangka Dalang Kudeta Militer Turki Klaim Siap Diekstradisi

Emirald Julio, Jurnalis
Rabu 12 Juli 2017 16:07 WIB
Fethullah Gulen sebut ia siap diekstradisi dari Amerika Serikat (Foto: Reuters)
Share :

SAYLORSBURG – Ulama yang dituding sebagai “otak” di balik kudeta militer yang terjadi di Turki pada 2016, Fethullah Gulen, mengklaim bahwa ia siap diekstradisi dari Amerika Serikat (AS). Gulen menegaskan bahwa ia tidak pernah berencana untuk melarikan diri.

Semenjak gagalnya kudeta militer pada Juli 2016, Pemerintah Turki menuding Gulen serta simpatisannya sebagai dalang dari kudeta tersebut. Dengan tegas, Gulen sebelumnya membantah tudingan tersebut.

Sebagaimana dikutip dari Reuters, Rabu (12/7/2017), Gulen menyatakan bahwa semenjak Februari 2017, Pemerintah Turki menyebut ia akan kabur ke Kanada demi menghindari ekstradisi dari AS. Namun, Gulen menekankan ia tidak pernah berencana untuk melarikan diri dari urusan hukum yang menyeretnya.

“Desas-desus itu sama sekali tidak benar. Jika AS menganggap tepat untuk mengekstradisi saya (maka) saya akan pergi (ke Turki),” ujarnya kepada Reuters.

Pemerintah Turki berkali-kali meminta AS untuk mengekstradisi Gulen tapi Washington menolaknya. Bahkan Presiden Recep Tayyip Erdogan secara langsung meminta hal tersebut kepada Presiden Donald Trump namun karena Turki tidak pernah memberikan bukti konkret terkait keterlibatan Gulen dalam kudeta militer, pihak Departemen Kehakiman AS tidak bisa mengeluarkan perintah ekstradisi tersebut.

Sekadar informasi, Gulen yang dulunya teman dekat Presiden Recep Tayyip Erdogan, mengasingkan diri di Pennsylvania semenjak 1999. Para simpatisannya mengoperasikan jaringan sekolah dan bisnis yang saat ini dideklarasikan sebagai kelompok teroris oleh dewan keamanan nasional Turki.

(Emirald Julio)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya