Jasad Ayub ditemukan di sebuah lahan tandus di antara dua bukit di Kutupalong. Sebelum Ayub, jasad pengungsi Rohingnya lainnya atas nama Mohammed Selim juga ditemukan di lokasi yang sama seminggu sebelumnya. Polisi kini telah menangkap tiga orang terkait kematian Ayub, namun masih menolak memberikan keterangan lebih lanjut.
Sementara itu para pengungsi kini diterpa ketakutan dengan aktivitas sekelompok orang bertopeng yang kerap berkeliling di sekitar kamp pada malam hari. Mereka bahkan kerap meminta para pengungsi untuk keluar menemui mereka.
"Saya sedang tidur dengan istri dan kedua anak saya ketika mereka datang lalu meminta sata keluar. Mereka berada di luar selama satu jam di luar rumah dan itu menjadi satu jam paling panjang dan menegangkan dalam hidupku," terang seorang pengungsi yang mengaku telah dua kali didekati oleh kelompok misterius tersebut.
Pengungsi yang tak disebutkan namanya itu mengaku, orang-orang bertopeng yang berkeliling di pengungsian jumlahnya mencapai 10 sampai dengan 12 orang.
(Rifa Nadia Nurfuadah)