Sementara Ketua Lembaga Pemenangan Partai (LPP) PKB Marwan Jafar menyampaikan, pencalonan Gus Ipul berdasarkan keinginan kiai NU Jatim. Gus Ipul dianggap kader NU yang paling mumpuni untuk menjadi orang nomor satu di Jatim.
"Yang meminta Gus Ipul nyalon kan para pengurus NU dan para ulama, para pengasuh pondok pesantren, para kiai Jawa Timur," ungkap Marwan saat berbincang-bincang dengan Okezone, Selasa (8/8/2017).
Mantan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) itu melanjutkan, PKB selaku partai yang lahir dari rahim NU tidak mungkin mengingkari keinginan kiai dan ulama untuk mengusung Gus Ipul merebut kursi Jatim satu.
"Disamping itu, Ipul punya elektabilitas yang baik, juga alasannya dimintai kiai-kiai, jadi PKB tunduk dan patuh kepada kiai-kiai di Jawa Timur. Jadi PKB sebagai khatimul ulama in Nahdliyin di Jawa Timur," pungkasnya.
Sekedar diketahui, dua kali Pilgub Jawa Timur, partai berlambang bumi itu mendukung Khofifah dan selalu keok melawan pasangan Soekarwo-Gus Ipul. Bahkan Khofifah sempat menggugat hasil keputusan KPU di tingkat Mahkamah Konstitusi (MK) dan kalah lagi. (sym)
(Erha Aprili Ramadhoni)