"Tapi bagaimana pun juga dalam hal ini saya minta maaf atas kelakuan anggota saya tersebut," tuturnya.
Ia menambahkan, bahwa pelaku akan tetap diproses hukum meskipun diketahui tengah mengidap permasalahan kejiwaannya. Namun, sambung Gatot, pihaknya tidak mungkin memecat seorang anggota TNI tanpa proses hukum yang jelas.
"Nanti hukum yang akan menentukan gimana," pungkasnya.
(Donald Banjarnahor)