Salut! Dedi Mulyadi Punya Konsep Full Day School Berbasis Madrasah Diniyah

Mulyana, Jurnalis
Senin 14 Agustus 2017 15:17 WIB
Share :

"Pola belajarnya kondisional. Bisa para guru agama yang mengajar di sekolah, bisa juga anaknya yang datang ke madrasah atau pesantren. Jadi, tergantung jauh dekatnya sarana pendidikan agama dari lokasi sekolah formal," jelas dia.

Terkait absensi, kata dia, nantinya akan terintegrasi antara sekolah formal dan madrasah diniyah atau pesantren. Jadi, kalau siswa tidak masuk belajar agama di madrasah diniyah sama saja tak masuk sekolah formal pada hari itu.

Dedi menilai, dengan penerapan pola seperti itu akan membuat para siswa langsung mengikuti pelajaran agama pasca mendapatkan pelajaran umum di sekolah. Dengan begitu, siswa tak memiliki jeda waktu ruang untuk berkeliaran tanpa tujuan pada waktu jam sekolah. 

"Pihak sekolah formal, nantinya harus berkoordinasi dengan pihak madrasah diniyah, apakah akan melakukan pelajaran di lokasinya atau di sekolah formal," kata Dedi.

Dikatakan Dedi, para guru agama ini  nantinya akan mendapatkan tambahan gaji dari dinas pendidikan setempat. Karena, mereka akan menjadi bagian pengajar sekolah umum. Namun, untuk besarannya masih dirumuskan. Selain itu, untuk guru pengajarnya ‎akan terlebih dahulu diseleksi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya