Setelah mendapat perawatan, diketahui bahwa ada potongan ayam yang tersangkut di tenggorokan Alexander. Hal tersebut mengakibatkan ia kekurangan oksigen dan mengalami cedera otak.
"Kami mulai menekan dadanya dan memutuskan bahwa perlu mengetahui alur pernapasannya. Kami menggunakan forceps dan dari apa yang kami dapatkan ternyata ada potongan ayam yang cukup besar menyebabkan saluran udara menyumbat secara signifikan," ungkap salah satu petugas paramedis, Jayden Hedt.
Alexander tetap tidak responsif dan koma selama enam hari. Namun lama kelamaan ia mengalami mati otak dan akhirnya meninggal. Berdasarkan pemeriksaan, penyebab kematian Alexander adalah cedera otak, jantung yang berhenti memompa darah, sesak napas disertai muntah, dan overdosis alkohol.
"Dia adalah seorang gadis ramah yang sangat baik, dia selalu membuat Anda tertawa, dia memiliki kepribadian yang hebat, dia adalah salah satu teman terbaik saya,” tukas salah satu temannya yang tidak diketahui identitasnya, dilansir dari Mirror, Sabtu (26/8/2017).(pai)
(Rifa Nadia Nurfuadah)