Waspada! Ini Faktor-Faktor Penyebab Konflik SARA yang Berpotensi Terjadi di Indonesia

Muhamad Rizky, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2017 11:10 WIB
Permukiman Gafatar di Menpawah dibakar massa (Antara)
Share :

Sementara Direktur Imparsial‎ Al Araf mengatakan, menguatnya konflik internal di sebuah negara berpotensi memecah belah bangsa dan menghancurkan keadulatan negara.

"Dulu ada Yugoslavia, tapi sekarang enggak ada. Itu karena konflik identitas suku dan sara. Kayak di Rwanda juga hancur karena adanya penyebaran kebencian dan genosida," kata Al Araf dalam acara dihadiri jajaran Polda Metro Jaya dan Polda Banten.

Al Araf melanjutkan, saat ini negara yang sedang terancam adalah Suriah, karena di sana sedang terjadi perang saudara yang bisa membuat negara itu pecah. "Indonesia sebagai negara yang plural bisa menjadi potensi konflik tersebut," ungkapnya.

Al Araf tak menutup kemungkinan Indonesia bisa menjadi negara gagal jika penegakan hukum tak dilakukan dengan baik. "Salah satu ciri negara gagal menurut PBB jika penegakan hukum gagal. Seperti Somalia yang dianggap negara gagal," katanya.

Dia meminta penegakan hukum harus bisa berjalan dengan baik, supaya kebebasan beragama dan berkeyakinan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. "Saya percaya institusi Polri bisa menjadi penjaga kebhinekaan dan menjaga tidak adanya pemecah belah bangsa," kata dia.

(Salman Mardira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya