20 Tahun Meninggalnya Putri Diana, Para Penggemar Berdoa di Lokasi Kecelakaan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis
Kamis 31 Agustus 2017 20:02 WIB
Api Kebebasan Emas, monumen peringatan tidak resmi bagi Putri Diana (Foto: Associated Press)
Share :

PARIS – Kenangan akan Putri Diana begitu membekas bagi mereka yang mengaguminya. Tidak heran, terowongan Alma di Paris, Prancis, yang menjadi lokasi kecelakaan mobil yang menewaskan Putri Diana pada 31 Agustus 1997, dipenuhi oleh para pelayat.

Wali Kota Paris, Anne Hidalgo, terlihat berada di antara kerumunan pelayat pada Kamis (31/8/2017) sekira pukul 07.00 waktu setempat. Anne Hidalgo membawa sebuah buket bunga besar yang ditaruhnya di Api Kebebasan, penanda lokasi kecelakaan mobil tersebut. Api berwarna emas itu menjadi peringatan tidak resmi bagi Putri Diana.

Seorang perempuan bernama Yvette Demilio mengatakan, ia mengingat Putri Diana sebagai sosok ibu modern dengan karakter dan hati yang teguh. Yvette juga mengungkapkan Putri Diana baginya adalah seorang ikon fesyen sehingga ia jatuh cinta pada perempuan penyandang gelar Princess of Wales itu.

Pelayat tidak hanya datang dari Paris atau wilayah Prancis lainnya, tetapi juga dari Australia dan Inggris. Perempuan bernama Linda Grant mengklaim masih merasakan kehadiran sang putri karena dia tidak pernah benar-benar pergi meninggalkan dunia 20 tahun lalu.

“Rasanya masih seperti kemarin, yang artinya dia masih ada di sini, di hati kita semua. Dia tidak dan tidak akan pernah pergi. Dia tidak akan pernah pergi,” ucap Linda Grant, mengutip dari Time, Kamis (31/8/2017).

Sebagaimana diketahui, Putri Diana meninggal dunia di usia 36 tahun pada 31 Agustus 1997 dini hari waktu setempat. Mobil Mercedes yang ditumpanginya menabrak pilar beton di Terowongan Alma saat melaju dengan kecepatan 96 kilometer per jam (km/jam). Mobil melaju kencang demi menghindari kejaran paparazzi.

Diana bersama pacarnya, Dodi Fayed, serta sang sopir bernama Henri Paul meninggal dunia. Sementara pengawal Putri Diana, Trevor Rees-Jones, selamat dari kecelakaan tersebut meski harus mengalami luka cukup parah.

(Wikanto Arungbudoyo)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya