Puncak Haji, Ini Kisah Muslim dari Berbagai Belahan Dunia

Putri Ainur Islam, Jurnalis
Jum'at 01 September 2017 07:10 WIB
Jamaah haji memanjatkan doa di Jabal Rahma. (Foto: Khalil Hamra/Whio TV)
Share :

MADINAH – Para jamaah dari 160 negara di dunia berkumpul dan mengenakan pakaian ihram berwarna putih yang melambangkan persatuan di kalangan umat Islam, kerendahan hati, dan kesetaraan di hadapan Allah. Baik orang kaya maupun miskin harus berpakaian sama saat melakukan ibadah haji.

Dengan telapak tangan menghadap langit sembari berdoa dan banyak dari mereka yang menangis, sekira 2 juta orang dari seluruh dunia berkumpul pada 9 Zulhijah dalam upaya menghapus dosa masa lalu dan memohon kepada Allah untuk pengampunan dan bimbingan di waktu wukuf tersebut.

Dari pagi hingga senja, kerumunan jamaah tersebut bekumpul di Padang Arafah. Mereka berkumpul di gunung yang dikelilingi padang pasir, tempat Nabi Muhammad SAW menyampaikan khutbah terakhirnya pada 1.400 tahun yang lalu.

"Kami berharap agar Allah mengampuni dosa-dosa kami, dan kami berharap bisa memulai yang baru dengan Tuhan kami," kata Khaled Ahmed, seorang jamaah berusia 47 tahun asal Mesir.

Noura Sulieman, salah satu orang dari jamaah Filipina, mengatakan bahwa dia pernah beribadah haji beberapa kali sebelumnya dan kembali berhaji untuk keluarganya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya