SEOUL – Korea Utara (Korut) diperkirakan akan kembali meluncurkan rudal balistik jarak jauhnya dalam waktu dekat setelah muncul laporan yang menyebutkan Pyongyang telah memindahkan rudal-rudalnya sebagai persiapan. Laporan tersebut muncul hanya berselang dua hari setelah Korut melakukan uji coba bom hidrogen yang didesain untuk dapat ditempatkan pada rudal balistik.
BACA JUGA: Korut Uji Bom Hidrogen, AS: Kami Tak Ingin Perang, Tapi Kesabaran Ada Batasnya!
Surat kabar Asia Business Daily dari Korea Selatan (Korsel) mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya melaporkan bahwa militer Korut terlihat memindahkan roket yang diduga sebagai rudal balistik antarbenua (ICBM) ke wilayah pantai barat. Roket-roket tersebut mulai dipindahkan pada Senin, 4 September dan hanya bergerak pada malam hari untuk menghindari pantauan.
Kementerian Pertahanan Korsel dalam pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (5/9/2017) menyatakan belum dapat mengonfirmasi laporan tersebut. Namun, pihak Korsel telah memberikan peringatan bahwa Korut dapat meluncurkan ICBM kapan saja mereka mau.
Pada Juli, dua ICBM yang diuji coba Korut mampu terbang sejauh 10 ribu kilometer yang berarti dapat menjangkau beberapa bagian dari daratan Amerika Serikat (AS). Kemampuan ICBM tersebut sempat mengejutkan pejabat AS dan memicu dijatuhkannya sanksi baru terhadap Korut.