PDI-P sebelumnya diketahui juga membidik Wali Kota Bandung Ridwan Kamil yang memuncaki tingkat elektabilitas calon. Komunikasi politik secara intens pun telah terjalin, namun belakangan keduanya pecah kongsi lantaran Ridwan Kamil menyatakan akan maju sebagai Calon Gubernur Jawa Barat dan enggan menjadi kader PDI-P.
Ridwan kemudian dideklarasikan oleh Partai Nasdem sebagai Cagub. Namun, dengan kepemilikan hanya lima kursi di DPRD Jabar, Ridwan membutuhkan setidaknya 15 kursi tambahan untuk bisa maju. Ridwan kemudian diisukan akan diusung Golkar, melalui surat pencalonan dari DPP yang menduetkannya dengan anggota DPR Fraksi Golkar Daniel Mutaqien Syafiuddin. Sekjen Golkar Idrus Marham membantah pihaknya pernah mengeluarkan surat tanpa nomor dan tanggal tersebut.
Semntara di poros lain, koalisi Gerindra-PKS berencana merombak duet Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu. Gerindra menilai sosok Ahmad Syaikhu kurang kuat unuk mendampingi Deddy Mizwar.
(Mufrod)