HISTORIPEDIA: Pilih Jalan Perdamaian, Kelompok Pemberontak Irlandia Resmi Letakkan Senjata

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 25 September 2017 06:01 WIB
Foto: Reuters
Share :

SETELAH lama melakukan perlawanan bersenjata di Irlandia Utara pada 28 Juli 2005, organisasi paramiliter, Tentara Republikan Irlandia (Irish Republican Army/IRA) akhirnya mengumumkan akan menghentikan kampanye bersenjata mereka dan berusaha mencapai tujuannya melalui jalan politik dan demokrasi. Dua bulan setelah pengumuman tersebut, pada 25 September 2005, IRA menyerahkan persenjataannya kepada pemeriksa persenjataan independen dan secara resmi meletakkan senjata.

History, Senin (25/9/2017) menyebutkan, penyerahan persenjataan organisasi paramiliter tersebut dilakukan di sebuah lokasi rahasia di Irlandia dengan disaksikan seorang pastur Katolik dan seorang pendeta Protestan serta pejabat dari Finlandia dan Amerika Serikat (AS). Senjata otomatis, amunisi, rudal dan bahan peledak ada di antara senjata yang ditemukan di timbunan besar persenjataan yang diserahkan.

IRA mulanya didirikan pada 1919 untuk melakukan perlawanan militer terhadap pemerintahan Inggris di Irlandia. Organisasi ini aktif sebagai sayap militer dari Partai Nasional Irlandia, Sinn Fein sejak 1960-an dan menggunakan berbagai taktik terorisme dan pembunuhan selama 30 tahun perjuangannya untuk melepaskan Irlandia Utara dari kekuasaan Inggris.

Pada April 1998, setelah melakukan negosiasi selama sekira 22 bulan sebuah kesepakatan antara Pemerintah Inggris, Irlandia dan sebagian besar partai politik di Irlandia Utara yang dikenal sebagai Perjanjian Jumat Agung akhirnya ditandatangani. Perjanjian itu menyepakati beberapa hal termasuk pembauan kekuasaan antara Katolik dan Protestan dalam pemerintahan, komitmen terhadap demokrasi dan peletakan senjata oleh kelompok paramiliter dari kedua belah pihak, termasuk IRA, dalam jangka dua tahun.

Meski gencatan senjata telah disepakati dan dipatuhi sejak 1997, IRA masih enggan untuk meletakkan senjata. Tindakan tersebut menunda proses perdamaian di Irlandia Utara selama hampir enam tahun sampai akhirnya terwujud pada 2005.

Peletakan senjata tersebut merupakan sebuah langkah penting menuju perdamaian di daerah yang selama bertahun-tahun dilanda konflik. Namun, walau organisasi utama IRA telah mengambil jalan damai, beberapa kelompok pecahannya masih aktif dan berjanji untuk melanjutkan perjuangan bersenjata.

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya