HISTORIPEDIA: Berlin Airlift, Cara Nakal AS Kirimkan Bantuan ke Uni Soviet saat Perang Dingin

Emirald Julio, Jurnalis
Sabtu 30 September 2017 06:01 WIB
Foto warga Berlin Barat menanti kedatangan pesawat yang mengangkut kebutuhan para warga (Foto: Istimewa)
Share :

PERANG Dingin membayangi Amerika Serikat dan Uni Soviet pasca-Perang Dunia II. Walau tidak pernah kontak senjata secara langsung, kedua negara terlibat dalam konflik pengaruh dan salah satunya terjadi di Jerman yang saat itu terbelah dua.

Sebagaimana dikutip dari History, Sabtu (30/9/2017) pada Juni 1948 Uni Soviet mendadak menutup akses darat menuju Berlin Barat. Akses darat itu harus melewati wilayah yang kebetulan berlokasi di zona yang dikuasai oleh Uni Soviet.

Keputusan ini disinyalir untuk memaksa Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis untuk menyepakati tuntutan Uni Soviet terkait penguasaan negara tersebut di Jerman. Sayangnya tindakan tersebut sangat mempengaruhi nasib para warga di Berlin Barat.

Akibat blokade tersebut, para warga Berlin tidak memiliki akses bantuan makanan, pakaian serta obat-obatan. Sejumlah pejabat Amerika Serikat ingin Negeri Paman Sam memberikan respons keras terhadap kebijakan sepihak tersebut.

Namun akhirnya diputuskan respons yang lebih tenang tapi melelahkan. Amerika Serikat dan sekutunya memilih memasok kebutuhan warga Berlin Barat dengan cara pengangkutan udara atau operasi yang akhirnya dikenal dengan istilah Berlin Airlift.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya